Sekda Ketapang Hadiri Tabligh Akbar Isra Mi’raj 1447 H
Peringatan Isra Mi’raj Digelar di Masjid Agung Al-Ikhlas
Pemerintah Kabupaten Ketapang turut hadir dalam peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah atau 2026 Masehi yang digelar di Masjid Agung Al-Ikhlas Ketapang. Kegiatan keagamaan tersebut berlangsung pada Minggu pagi setelah pelaksanaan Shubuh berjamaah dan diikuti oleh ratusan jamaah dari berbagai wilayah.
Sekretaris Daerah Kabupaten Ketapang, Repalianto, S.Sos., M.Si hadir langsung dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap aktivitas keagamaan masyarakat. Kehadiran Sekda juga menjadi representasi komitmen pemerintah dalam memperkuat nilai spiritual dan moral di tengah kehidupan sosial.
Peringatan Isra Mi’raj ini diselenggarakan oleh Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Masjid Agung Al-Ikhlas Ketapang dan menjadi salah satu agenda keagamaan rutin yang selalu mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat.
Dihadiri Tokoh Agama dan Jamaah dari Berbagai Wilayah
Tabligh akbar menghadirkan penceramah Ustadz Muhammad Maliki, MA, yang merupakan Pimpinan Majelis Taklim An-Nur Mubarak Pesaguan Kanan. Kehadiran beliau memberikan nuansa keilmuan sekaligus keteduhan spiritual bagi para jamaah.
Sejak pagi hari, jamaah telah memadati masjid untuk mengikuti rangkaian kegiatan. Suasana berlangsung khidmat dan penuh kekhusyukan, mencerminkan semangat umat Islam dalam memperingati salah satu peristiwa paling agung dalam sejarah Islam.
Momentum ini juga menjadi sarana silaturahmi antarwarga sekaligus penguatan ukhuwah Islamiyah di Kabupaten Ketapang.
Diawali Kalam Ilahi dan Lantunan Shalawat
Rangkaian kegiatan Isra Mi’raj diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ustadz Dedi Hardiansyah. Lantunan kalam ilahi menggema di Masjid Agung Al-Ikhlas, mengawali acara dengan suasana religius yang mendalam.
Setelah itu, jamaah bersama-sama melantunkan shalawat kepada Nabi Muhammad SAW. Lantunan shalawat menciptakan suasana haru sekaligus menjadi pengingat akan kecintaan umat kepada Rasulullah.
Pembukaan yang penuh kekhidmatan ini menjadi pengantar menuju penyampaian tausiah dan pesan-pesan keagamaan yang sarat makna.
Sekda Sampaikan Sambutan Bupati Ketapang
Dalam kesempatan tersebut, Sekda Ketapang membacakan sambutan Bupati Ketapang. Dalam sambutan itu disampaikan bahwa peringatan Isra Mi’raj merupakan peristiwa agung yang memiliki makna mendalam bagi umat Islam.
Isra Mi’raj bukan hanya perjalanan spiritual Rasulullah SAW, tetapi juga peristiwa yang membawa perintah penting bagi umat Islam, yakni kewajiban melaksanakan salat lima waktu.
Perintah salat menjadi fondasi utama dalam membentuk kepribadian muslim yang berakhlak mulia serta memiliki hubungan kuat dengan Allah SWT.
Makna Salat sebagai Tiang Kehidupan
Dalam sambutan tersebut ditegaskan bahwa salat tidak hanya dipahami sebagai kewajiban ritual semata. Lebih dari itu, salat merupakan sarana pembentukan karakter dan penguatan nilai moral.
Salat yang dilakukan dengan kesadaran dan keikhlasan diyakini mampu membentuk pribadi yang jujur, disiplin, bertanggung jawab, serta peduli terhadap sesama.
Nilai-nilai tersebut sangat relevan dengan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, terutama dalam menghadapi tantangan sosial yang semakin kompleks.
Pemerintah Dukung Kehidupan Religius Masyarakat
Sekda Ketapang menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Ketapang senantiasa berkomitmen mendukung kegiatan keagamaan sebagai bagian dari pembangunan manusia seutuhnya.
Pembangunan tidak hanya diukur dari aspek fisik dan ekonomi, tetapi juga dari kualitas spiritual dan moral masyarakat. Oleh karena itu, kegiatan keagamaan menjadi elemen penting dalam menciptakan kehidupan sosial yang harmonis.
Pemerintah daerah terus mendorong tumbuhnya masyarakat yang religius, rukun, dan berakhlak mulia.
Harmoni Antarumat Beragama Jadi Modal Pembangunan
Dalam sambutannya, Sekda juga menyinggung pentingnya menjaga keharmonisan antarumat beragama yang selama ini telah terpelihara dengan baik di Kabupaten Ketapang.
Keberagaman yang ada dipandang sebagai kekuatan, bukan perbedaan yang memecah belah. Sikap saling menghormati dan toleransi menjadi modal utama dalam mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan dan berkeadilan.
Ketapang dikenal sebagai daerah yang menjunjung tinggi nilai persaudaraan lintas agama dan budaya.
Ajakan Perkuat Persatuan dan Kebersamaan
Sekda Ketapang mengajak seluruh masyarakat untuk terus memperkuat persatuan dan kebersamaan. Nilai-nilai kebangsaan perlu berjalan seiring dengan nilai keimanan dan ketakwaan.
Dengan persatuan yang kuat, berbagai program pembangunan daerah dapat berjalan lebih optimal dan dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat.
Ia juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam pembangunan daerah sesuai dengan peran dan tanggung jawab masing-masing.
Tausiah Penceramah Tekankan Keteladanan Rasulullah
Dalam tausiahnya, Ustadz Muhammad Maliki, MA menyampaikan pesan tentang keteladanan Nabi Muhammad SAW dalam menjalani kehidupan. Ia menekankan bahwa Isra Mi’raj merupakan penguatan spiritual Rasulullah dalam menghadapi berbagai ujian dakwah.
Peristiwa tersebut mengajarkan pentingnya kesabaran, keikhlasan, serta keteguhan iman dalam menghadapi tantangan hidup.
Ustadz juga mengingatkan jamaah agar menjadikan salat sebagai sumber ketenangan jiwa dan pedoman dalam bersikap sehari-hari.
Isra Mi’raj sebagai Momentum Introspeksi Diri
Peringatan Isra Mi’raj menjadi momentum bagi umat Islam untuk melakukan introspeksi diri. Setiap individu diajak merenungkan sejauh mana ibadah salat telah memberi pengaruh positif dalam kehidupan.
Tidak hanya hubungan dengan Allah SWT, tetapi juga hubungan dengan sesama manusia harus semakin baik.
Momentum ini diharapkan mampu melahirkan pribadi muslim yang tidak hanya taat secara ritual, tetapi juga berakhlak dalam perbuatan.
Harapan Meningkatkan Iman dan Takwa
Menutup sambutannya, Sekda Ketapang berharap melalui peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW, seluruh masyarakat dapat meningkatkan kualitas iman dan takwa.
Nilai-nilai ajaran Islam diharapkan dapat diamalkan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga, masyarakat, maupun dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab pekerjaan.
Dengan iman yang kuat dan akhlak yang baik, masyarakat Ketapang diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan sejahtera.
Penutup
Tabligh Akbar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H di Masjid Agung Al-Ikhlas Ketapang menjadi momentum spiritual yang penting bagi masyarakat.
Kehadiran Sekda Ketapang mewakili pemerintah daerah menegaskan dukungan terhadap penguatan nilai keagamaan sebagai bagian dari pembangunan karakter masyarakat.
Melalui peringatan ini, diharapkan nilai-nilai keimanan, persatuan, dan kepedulian sosial semakin tertanam, sehingga pembangunan Kabupaten Ketapang dapat berjalan seimbang antara kemajuan lahiriah dan batiniah.
Baca Juga : Bupati Ketapang Ikuti Rakernas XVII Apkasi 2026
Cek Juga Artikel Dari Platform : otomotifmotorindo

