Komentar Terbaru Bupati Ketapang Soal Progres Jalan Pelang–Kepuluk, Pemerintah Pastikan Pembangunan Berlanjut Hingga Tuntas
ketapangnews.web.id Pemerintah Kabupaten Ketapang kembali menegaskan komitmennya dalam menyelesaikan pembangunan ruas Jalan Pelang–Kepuluk yang menjadi salah satu akses penting di wilayah tersebut. Pembangunan jalan ini telah lama ditunggu masyarakat karena menjadi jalur utama bagi aktivitas ekonomi, mobilitas warga, dan konektivitas antarwilayah. Pemerintah memastikan bahwa proyek ini akan terus dilanjutkan hingga seluruh segmen selesai dikerjakan.
Proyek pembangunan ini menggunakan pola pembiayaan gotong royong melalui CSR dari sejumlah perusahaan yang bergerak di sekitar kawasan tersebut. Selain itu, APBD Kabupaten Ketapang juga ikut menopang pembiayaan agar pembangunan bisa dikebut secara bertahap. Pemerintah menilai model kolaboratif ini adalah langkah paling realistis untuk mempercepat penyelesaian proyek yang membutuhkan biaya besar.
Dari pantauan lapangan, beberapa bagian jalan sudah dapat dilewati oleh kendaraan bermotor. Namun, sejumlah titik lain masih dalam proses pengerjaan, terutama pada area yang memiliki kondisi tanah gambut dalam. Segmen-segmen ini membutuhkan penanganan khusus karena struktur tanahnya tidak stabil dan rawan amblas.
Progres Konstruksi di Lapangan
Bupati Ketapang, Alex, memberikan penjelasan terkait perkembangan terbaru proyek tersebut. Menurutnya, pekerjaan pada salah satu titik, yaitu di area checkpoint BGA, sudah mencapai tahap akhir. Pengecoran telah dilakukan dan hasilnya cukup memuaskan. Pemerintah bahkan sudah membuka akses sementara untuk kendaraan roda dua agar masyarakat dapat mulai memanfaatkan ruas tersebut.
Namun, kondisi di titik lain masih menantang. Di sekitar kawasan Kafe Merah, proses pemancangan tiang masih terus berlangsung. Segmen ini menjadi salah satu bagian paling sulit karena area tersebut memiliki gambut sangat dalam yang memerlukan penggunaan tiang pancang panjang untuk menciptakan struktur jalan yang aman.
Bupati menyebut bahwa setelah pemancangan selesai, pengerjaan akan dilanjutkan ke tahap pengecoran. Pemerintah berkomitmen menggunakan konstruksi tiang pancang untuk seluruh ruas Pelang–Kepuluk yang berada pada kawasan gambut. Pendekatan ini dipilih karena lebih tahan lama dan mampu menahan beban kendaraan lebih baik.
Strategi Konstruksi Khusus untuk Kawasan Gambut
Menurut Bupati, kebijakan penggunaan tiang pancang akan diterapkan secara menyeluruh pada titik-titik yang memiliki gambut dalam. Hal ini dilakukan karena kondisi tanah gambut tidak cocok untuk konstruksi jalan dengan basis pengerasan biasa. Jika hanya menggunakan lapisan pengerasan, jalan akan cepat rusak dan tidak mampu menahan beban kendaraan. Oleh sebab itu, konstruksi tiang pancang dianggap sebagai solusi paling efektif.
Sebaliknya, untuk wilayah Kepuluk hingga Batu Tajam yang berada di zona non-gambut, pemerintah akan menggunakan metode pengerasan aspal. Metode tersebut dinilai lebih efisien karena sesuai dengan kondisi tanah dan tidak membutuhkan pondasi tiang pancang dalam.
Tahun ini, pemerintah menargetkan penyelesaian sekitar 400 meter konstruksi tiang pancang pada bagian yang tergolong gambut dalam. Beberapa tiang bahkan mencapai panjang lebih dari 40 meter. Kondisi ini menggambarkan tantangan besar yang harus dihadapi pekerja lapangan dalam membangun jalan di wilayah dengan karakteristik tanah ekstrem.
Kolaborasi Pembangunan untuk Mempercepat Penyelesaian
Upaya perbaikan Jalan Pelang–Kepuluk tidak hanya mengandalkan dana APBD dan CSR perusahaan. Pemerintah Kabupaten Ketapang juga mengupayakan dukungan dari pemerintah pusat. Pengajuan usulan pendanaan telah dilakukan melalui skema Dana Alokasi Khusus (DAK) serta dana Inpres untuk mendukung percepatan pembangunan infrastruktur strategis. Usulan tersebut disampaikan kepada Kementerian PUPR dan juga Komisi V DPR RI.
Bupati menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak menuntut alokasi dana berupa transfer langsung, melainkan meminta agar proyek pembangunan Jalan Pelang–Kepuluk dapat disisipkan dalam alokasi program kementerian. Yang terpenting bagi pemerintah daerah adalah fisik pembangunan dapat direalisasikan di lapangan.
Dengan strategi ini, pemerintah berharap penanganan jalan Pelang–Kepuluk bisa terus berjalan tanpa berhenti akibat keterbatasan anggaran. Selain itu, kolaborasi antarperusahaan melalui program CSR gotong royong tetap akan dilanjutkan pada tahun berikutnya untuk mendukung pekerjaan fungsional.
Target Penyelesaian dan Kebijakan Pengamanan Jalan
Bupati Ketapang memastikan bahwa sebagian besar pekerjaan utama akan selesai pada tahun depan. Namun, beberapa titik yang masih membutuhkan penanganan lebih kompleks akan dilanjutkan pada tahun berikutnya. Pemerintah menekankan bahwa penyelesaian proyek ini dilakukan secara bertahap namun teratur.
Di sisi lain, Bupati juga mengingatkan masyarakat agar menjaga dan menggunakan jalan yang telah dibangun secara bijak. Ia menegaskan pentingnya pembatasan tonase kendaraan yang melewati ruas Pelang–Kepuluk. Kendaraan dengan muatan berlebih berpotensi merusak konstruksi yang baru selesai dan mengganggu kualitas jangka panjang jalan tersebut.
Bupati mengajak masyarakat untuk menjaga bersama infrastruktur yang dibangun dengan susah payah. Pengendalian tonase dianggap sebagai langkah sederhana tetapi memiliki dampak besar terhadap ketahanan jalan dalam jangka panjang.
Pembangunan Jalan Pelang–Kepuluk sebagai Aset Berharga
Pembangunan ruas Jalan Pelang–Kepuluk bukan sekadar proyek infrastruktur biasa. Jalan ini merupakan akses vital yang mendukung kegiatan perekonomian, pergerakan masyarakat, dan konektivitas antardaerah. Pemerintah melihat proyek ini sebagai investasi jangka panjang bagi Ketapang karena akan memperlancar distribusi barang, mendukung produktivitas perusahaan, dan membuka peluang pengembangan wilayah.
Dengan berbagai tantangan yang dihadapi, pemerintah tetap optimis pembangunan ini bisa terselesaikan sesuai target. Kolaborasi pemerintah daerah, perusahaan, dan pemerintah pusat menjadi kunci utama untuk memastikan jalan Pelang–Kepuluk menjadi infrastruktur yang kuat, aman, dan bermanfaat bagi seluruh warga.

Cek Juga Artikel Dari Platform wikiberita.net
