TNI AL Larang Demo di Pelabuhan Ketapang, Objek Vital Nasional Harus Steril

TNI AL Tegas Larang Demo di Pelabuhan ASDP Ketapang

ketapangnews.web.id, 29 Agustus 2025 – Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Banyuwangi menegaskan larangan aksi unjuk rasa di area Pelabuhan ASDP Ketapang. Kebijakan ini diberlakukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban di pelabuhan yang menjadi jalur penghubung utama antara Pulau Jawa dan Bali.


Status Objek Vital Nasional

Komandan Lanal Banyuwangi, Letkol Laut (P) M. Puji Santoso, menjelaskan bahwa Pelabuhan ASDP Ketapang telah ditetapkan sebagai objek vital nasional (obvitnas) sejak November 2023, bersama 30 pelabuhan lain di bawah naungan PT ASDP (Persero).

Penetapan tersebut merujuk pada Keputusan Dirjen Perhubungan Darat No. KP-DRJD 8115 Tahun 2023, yang menekankan pentingnya pengamanan ekstra terhadap pelabuhan.

“ASDP adalah objek vital, dan lokasinya dekat dengan Lanal. Kami memiliki kewajiban untuk menjaga kondusivitas di area sekitar basis kami, termasuk dalam radius 200 meter,” tegas Puji.


Pengamanan Diperketat

Sebagai tindak lanjut, Lanal Banyuwangi akan memperketat penjagaan di kawasan pelabuhan. Tujuannya, memastikan operasional penyeberangan tetap aman dan lancar, tanpa gangguan aksi massa yang berpotensi menghambat aktivitas.

Puji juga menekankan bahwa pihaknya tidak melarang masyarakat menyampaikan aspirasi. Namun, penyampaian pendapat harus dilakukan di lokasi yang tidak mengganggu fasilitas publik atau aktivitas ekonomi.


Blokade Dinilai Merugikan

Puji menyoroti aksi para sopir truk beberapa waktu lalu yang sempat menutup akses keluar pelabuhan. Tindakan ini mengakibatkan arus lalu lintas macet dan menghambat mobilitas penumpang serta distribusi barang.

“Menyampaikan aspirasi silakan, tetapi jangan sampai ada blokade. Itu merugikan pengguna jalan dan menghambat sektor ekonomi. Bahkan, tindakan blokade bisa masuk kategori kriminal karena merugikan banyak orang,” tegasnya.


Komitmen Menjaga Kelancaran Pelabuhan

TNI AL memastikan akan mengambil langkah lebih tegas ke depannya untuk menjaga keamanan dan ketertiban di area pelabuhan.

“Ke depan, kami akan lebih ketat menjaga kondusivitas di pelabuhan. Jangan sampai arus lalu lintas yang sudah lancar kembali terganggu,” pungkas Puji.


Langkah tegas ini diharapkan dapat menjaga Pelabuhan ASDP Ketapang tetap kondusif sebagai jalur vital transportasi dan perekonomian, sekaligus memastikan penumpang dan pengguna jasa penyeberangan dapat beraktivitas tanpa hambatan.

Cek juga artikel terbaru dari faktagosip.web.id

You may also like...