Bupati Ketapang Lantik 12 Pejabat Eselon II Awal 2026

Bupati Ketapang Lantik 12 Pejabat Eselon II Awal 2026

Bupati Ketapang Alexander Wilyo secara resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan 12 Pejabat Manajerial (Eselon II) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ketapang. Pelantikan tersebut berlangsung di Pendopo Bupati Ketapang pada Jumat (2/1/2026), menandai langkah awal penguatan birokrasi daerah di tahun anggaran 2026.

Pelantikan ini menjadi bagian dari penyegaran organisasi dan penataan manajemen aparatur sipil negara (ASN) guna memastikan roda pemerintahan berjalan lebih efektif, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Momentum awal tahun dinilai tepat untuk memperkuat struktur organisasi perangkat daerah agar selaras dengan target pembangunan yang telah ditetapkan.


Penyegaran Birokrasi di Awal Tahun

Dalam sambutannya, Bupati Alexander Wilyo menegaskan bahwa pelantikan pejabat bukan sekadar seremonial administratif, melainkan bagian dari strategi pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik. Menurutnya, dinamika pemerintahan menuntut birokrasi yang solid, profesional, dan mampu bekerja cepat dalam menjawab tantangan pembangunan daerah.

Ia menilai bahwa rotasi dan pengisian jabatan strategis di tingkat eselon II diperlukan untuk menghadirkan semangat baru, memperkuat koordinasi lintas perangkat daerah, serta mendorong terciptanya inovasi kebijakan yang berdampak langsung bagi masyarakat.


Daftar 12 Pejabat yang Dilantik

Sebanyak 12 pejabat manajerial resmi dilantik dan mengemban amanah baru di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ketapang. Adapun pejabat yang dilantik beserta jabatan barunya adalah sebagai berikut:

  1. Andreas Hardi, S.Pd.SD., M.Pd. sebagai Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan
  2. Donatus Franseda, AP., MM. sebagai Asisten Administrasi Umum
  3. Absalon, SE., M.Sos. sebagai Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah
  4. Drs. Maryadi sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja
  5. Drs. Darma, M.Pd. sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan
  6. Devy Harinda, S.STP., M.E. sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi
  7. Doni Andriawan, S.STP., M.E. sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga
  8. Edi Radiansyah, S.H., M.H. sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa
  9. Junaidi Firrawan, S.Sos., M.E. sebagai Inspektur
  10. Drs. Satuki, M.Si. sebagai Kepala Dinas Sosial
  11. Drs. Marwan Nor, M.M. sebagai Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah
  12. Albertin Tri Kurniasih, S.Si.Apt., M.E. sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana

Pengisian jabatan tersebut mencakup sektor strategis, mulai dari pariwisata, ekonomi kerakyatan, pengawasan internal, hingga pemberdayaan masyarakat dan perlindungan sosial.


Amanah dan Tanggung Jawab Besar

Bupati Alexander Wilyo menegaskan bahwa jabatan yang diemban para pejabat eselon II merupakan amanah besar yang harus dipertanggungjawabkan, tidak hanya kepada pimpinan daerah, tetapi juga kepada masyarakat Ketapang secara luas.

Ia mengingatkan bahwa setiap kebijakan dan keputusan yang diambil oleh pimpinan perangkat daerah akan berdampak langsung terhadap kualitas layanan publik dan percepatan pembangunan. Oleh karena itu, profesionalisme, integritas, dan loyalitas terhadap tugas menjadi nilai utama yang harus dijaga.


Dorongan Kinerja Nyata dan Profesionalisme

Dalam arahannya, Bupati Ketapang berharap para pejabat yang dilantik mampu menunjukkan kinerja nyata sesuai dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing. Ia menekankan pentingnya bekerja berbasis program, data, dan hasil, bukan sekadar rutinitas administratif.

Selain itu, para pejabat diminta untuk membangun kerja tim yang solid di internal organisasi, meningkatkan koordinasi lintas sektor, serta membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk masyarakat dan dunia usaha.


Peran Strategis Eselon II dalam Pembangunan Daerah

Pejabat eselon II memiliki peran strategis sebagai motor penggerak kebijakan teknis di tingkat perangkat daerah. Keberhasilan program pembangunan sangat bergantung pada kemampuan pimpinan OPD dalam menerjemahkan visi kepala daerah ke dalam program yang konkret dan terukur.

Dengan pelantikan ini, Pemerintah Kabupaten Ketapang berharap setiap perangkat daerah dapat bekerja lebih fokus dan terarah, khususnya dalam mendukung prioritas pembangunan daerah, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta penguatan tata kelola pemerintahan yang baik.


Komitmen Meningkatkan Pelayanan Publik

Pelantikan pejabat ini juga menjadi penegasan komitmen Pemkab Ketapang untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik. Masyarakat diharapkan dapat merasakan dampak positif dari kinerja birokrasi yang semakin profesional, transparan, dan akuntabel.

Bupati menekankan bahwa kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah harus dijaga melalui pelayanan yang cepat, tepat, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.


Awal Penguatan Birokrasi 2026

Pelantikan 12 pejabat eselon II di awal tahun 2026 menjadi langkah awal Pemerintah Kabupaten Ketapang dalam memperkuat birokrasi dan memastikan keberlangsungan pemerintahan berjalan efektif. Dengan struktur organisasi yang lebih solid, Pemkab Ketapang optimistis mampu menghadapi tantangan pembangunan ke depan.

Bupati Alexander Wilyo berharap seluruh pejabat yang dilantik dapat bekerja dengan penuh dedikasi, menjunjung tinggi etika birokrasi, serta menjadi teladan bagi aparatur di bawahnya demi terwujudnya Ketapang yang maju, sejahtera, dan berdaya saing.

Baca Juga : SEMARAK LDII Ketapang Perkuat Generasi di Malam Tahun Baru

Cek Juga Artikel Dari Platform : dailyinfo

You may also like...