KAWAN dan Polres Ketapang Salurkan Sembako untuk Disabilitas
Koalisi Wartawan (KAWAN) Ketapang, Kalimantan Barat, bersama Polres Ketapang menunjukkan kepedulian nyata kepada masyarakat rentan dengan menyalurkan bantuan paket sembako untuk penyandang disabilitas. Kegiatan sosial ini dilakukan dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2026 dan berlangsung di Sekretariat Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Ketapang pada Senin.
Aksi kemanusiaan tersebut menjadi simbol kuat bahwa peringatan Hari Pers Nasional bukan hanya sekadar seremoni bagi insan media, tetapi juga momentum untuk memperkuat empati dan peran sosial pers di tengah masyarakat. Kolaborasi antara wartawan dan kepolisian ini mendapat apresiasi luas karena menyentuh langsung kelompok yang membutuhkan perhatian lebih.
Program KAWAN Berbagi sebagai Wujud Kepedulian
Ketua KAWAN Ketapang, Agustiandi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari Program KAWAN Berbagi yang didukung oleh Kepolisian Ketapang. Bantuan sosial ini diberikan sebagai bentuk kepedulian insan pers terhadap masyarakat rentan, khususnya penyandang disabilitas.
“Bantuan sosial ini merupakan Program KAWAN Berbagi didukung Kepolisian Ketapang sebagai bentuk kepedulian insan pers terhadap masyarakat rentan,” kata Agustiandi.
Menurut Agus, kegiatan tersebut bukan hanya soal membagikan bantuan, tetapi juga menjadi wujud empati dan rasa kemanusiaan. Ia menegaskan bahwa penyandang disabilitas membutuhkan perhatian lebih, baik dari pemerintah maupun seluruh elemen masyarakat.
Isi Paket Sembako untuk Disabilitas
Dalam kegiatan ini, KAWAN bersama Polres Ketapang menyalurkan paket sembako yang berisi kebutuhan pokok sehari-hari. Agus menjelaskan bahwa setiap paket yang dibagikan terdiri dari beberapa bahan makanan penting, antara lain:
- Beras
- Mi instan
- Gula pasir
- Minyak goreng
- Teh celup
- Ikan sarden
Seluruh bantuan tersebut bersumber dari kas organisasi KAWAN serta dukungan pihak-pihak yang turut membantu kelancaran Program KAWAN Berbagi.
“Setiap paket sembako yang dibagikan berisi beras, mi instan, gula pasir, minyak, teh celup dan ikan sarden. Semuanya bersumber dari kas organisasi dan bantuan pihak yang turut mendukung,” ujarnya.
Bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan sehari-hari para penerima, terutama bagi kelompok disabilitas yang sering menghadapi keterbatasan akses ekonomi.
Total 85 Paket Disalurkan untuk Warga Membutuhkan
Agustiandi menambahkan bahwa bantuan sosial ini tidak hanya diberikan kepada penyandang disabilitas, tetapi juga kepada individu lain yang dinilai membutuhkan perhatian. Di antaranya pekerja kebersihan serta warga miskin di Ketapang.
“Total 85 paket yang kita salurkan semua,” paparnya.
Jumlah tersebut menunjukkan komitmen besar dari KAWAN dan Polres Ketapang dalam menjalankan aksi sosial yang berdampak langsung. Kegiatan ini juga membuktikan bahwa kolaborasi lintas sektor dapat menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
Apresiasi dari Polres Ketapang
Kapolres Ketapang, AKBP Muhammad Harris, melalui Kasat Binmas AKP Matalib, memberikan apresiasi tinggi terhadap kegiatan sosial tersebut. Menurutnya, sinergi antara insan pers dan kepolisian memiliki peran penting dalam memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat.
“Polres Ketapang mendukung penuh, sinergi kegiatan seperti ini menunjukkan bahwa pers dan kepolisian tidak hanya bekerja dalam penyampaian informasi dan penegakan hukum. Tetapi hadir bersama untuk masyarakat dalam aksi kemanusiaan,” ucap Matalib.
Ia menilai bahwa pers dan kepolisian memiliki peran strategis yang lebih luas, bukan hanya dalam bidang tugas masing-masing, tetapi juga dalam membangun solidaritas sosial.
Harapan Agar Kegiatan Terus Berlanjut
AKP Matalib berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan, baik oleh KAWAN maupun organisasi lainnya. Menurutnya, aksi sosial seperti ini dapat menjadi contoh kolaborasi positif lintas sektor dalam membantu warga yang membutuhkan.
“Semoga kegiatan seperti ini terus dilakukan oleh KAWAN dan yang lainnya juga,” harapnya.
Harapan ini mencerminkan pentingnya keberlanjutan program sosial, agar kepedulian terhadap kelompok rentan tidak berhenti pada momentum tertentu saja.
Respons PPDI Ketapang: Bantuan Sangat Berarti
Ketua PPDI Ketapang, M Saad, menyampaikan rasa terima kasih atas kepedulian yang diberikan oleh KAWAN dan Polres Ketapang. Ia menegaskan bahwa bantuan ini sangat berarti bagi penyandang disabilitas dan menjadi tanda bahwa mereka tidak dilupakan.
“Perhatian dan kepedulian dari berbagai elemen masyarakat, termasuk insan pers, tentu akan menjadi dorongan moral bagi penyandang disabilitas untuk terus berdaya dan berperan di tengah masyarakat,” kata Saad.
Menurutnya, dukungan moral dan sosial sangat penting bagi komunitas disabilitas agar tetap percaya diri, mandiri, serta mampu berkontribusi di tengah masyarakat.
Hari Pers Nasional sebagai Momentum Kemanusiaan
Peringatan Hari Pers Nasional 2026 di Ketapang kali ini menjadi lebih bermakna karena diisi dengan kegiatan nyata yang menyentuh masyarakat. Pers tidak hanya hadir sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai bagian dari komunitas yang peduli terhadap sesama.
Program KAWAN Berbagi menunjukkan bahwa insan pers dapat menjadi jembatan solidaritas sosial, memperkuat rasa kebersamaan, dan memberikan harapan bagi kelompok yang membutuhkan.
Penutup
KAWAN Ketapang bersama Polres Ketapang telah menyalurkan 85 paket sembako kepada penyandang disabilitas dan warga membutuhkan dalam rangka Hari Pers Nasional 2026. Kegiatan ini menjadi contoh kolaborasi positif antara insan pers dan kepolisian dalam menghadirkan aksi kemanusiaan yang nyata.
Bantuan tersebut bukan hanya meringankan kebutuhan pokok, tetapi juga menjadi simbol perhatian dan dorongan moral bagi penyandang disabilitas agar terus berdaya serta berperan aktif di tengah masyarakat.
Baca juga : 5 Praktik Ekosistem Halal Global yang Jadi Standar Dunia
Cek Juga Artikel Dari Platform : kabarsantai

