Polres Ketapang Fasilitasi Ibadah Natal bagi Tahanan
Ibadah Natal Tahanan Digelar di Mapolres Ketapang
Perayaan Natal 2025 membawa makna mendalam tidak hanya bagi umat Kristiani di luar tembok penjara, tetapi juga bagi mereka yang tengah menjalani proses hukum. Sebanyak 22 tahanan di Polres Ketapang mendapatkan kesempatan melaksanakan ibadah Natal di Aula Mapolres Ketapang pada Sabtu (27/12/2025).
Kegiatan ini menjadi simbol nyata kepedulian, penghormatan terhadap hak asasi manusia, serta implementasi nilai toleransi antarumat beragama yang dijunjung tinggi oleh institusi kepolisian.
Penghormatan Hak Beribadah Jadi Prinsip Utama
Kapolres Ketapang, Muhammad Harris, menegaskan bahwa pelaksanaan ibadah Natal bagi para tahanan merupakan bentuk penghormatan terhadap hak beribadah setiap individu, tanpa terkecuali.
Menurutnya, status sebagai tahanan tidak menghilangkan hak dasar seseorang untuk menjalankan ibadah sesuai dengan keyakinannya. Polres Ketapang berkomitmen memastikan seluruh tahanan tetap mendapatkan perlakuan manusiawi selama menjalani proses hukum.
“Walaupun sedang menjalani proses hukum, para tahanan tetap memiliki hak untuk beribadah sesuai dengan keyakinannya,” ujar AKBP Harris.
Suasana Ibadah Berlangsung Khidmat dan Kekeluargaan
Ibadah Natal yang digelar di Aula Mapolres Ketapang berlangsung dengan suasana khidmat, tertib, dan penuh kekeluargaan. Para tahanan Nasrani mengikuti rangkaian ibadah dengan penuh penghayatan, didampingi dan diawasi oleh personel kepolisian.
Suasana damai dan penuh ketenangan terasa selama ibadah berlangsung. Tidak hanya menjadi rutinitas keagamaan, ibadah Natal ini juga menjadi ruang refleksi batin bagi para tahanan untuk merenungi perjalanan hidup serta memperkuat iman di tengah keterbatasan.
Natal sebagai Momentum Refleksi dan Harapan
Kapolres Ketapang berharap momentum Natal dapat dimanfaatkan para tahanan untuk melakukan refleksi diri. Menurutnya, perayaan Natal bukan sekadar seremoni, tetapi juga menjadi kesempatan untuk menata kembali niat, sikap, dan harapan ke depan.
Melalui ibadah ini, para tahanan diharapkan memperoleh ketenangan batin dan kekuatan spiritual dalam menghadapi proses hukum yang sedang dijalani.
“Melalui momentum Natal ini, kami berharap para tahanan dapat merefleksikan diri, memperkuat iman, dan menjadikan Natal sebagai awal yang lebih baik ke depan,” kata Harris.
Wujud Nyata Toleransi Antarumat Beragama
Pelaksanaan ibadah Natal bagi tahanan ini juga mencerminkan semangat toleransi antarumat beragama yang terus dijaga oleh Polres Ketapang. Institusi kepolisian tidak hanya berperan sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pengayom masyarakat yang menjunjung nilai-nilai kemanusiaan.
AKBP Harris menegaskan bahwa toleransi bukan hanya slogan, melainkan harus diwujudkan melalui tindakan nyata, termasuk dalam lingkungan kepolisian.
“Pelaksanaan ibadah Natal ini merupakan bentuk kepedulian dan komitmen Polres Ketapang dalam menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan serta toleransi antarumat beragama,” tegasnya.
Pendekatan Humanis dalam Pelayanan Kepolisian
Kegiatan ini menjadi bagian dari pendekatan humanis yang terus dikedepankan oleh Polres Ketapang. Pendekatan tersebut menempatkan aspek kemanusiaan sebagai fondasi utama dalam pelayanan, termasuk terhadap para tahanan.
Selain hak beribadah, Polres Ketapang juga berupaya memenuhi hak-hak dasar lainnya seperti kesehatan, keamanan, serta perlakuan yang adil dan bermartabat.
Menurut Harris, pelayanan yang humanis akan menciptakan suasana kondusif di lingkungan tahanan dan mendukung kelancaran proses hukum.
Peran Kepolisian dalam Menjaga Nilai Sosial
Polres Ketapang menyadari bahwa peran kepolisian tidak hanya terbatas pada aspek penindakan hukum. Kepolisian juga memiliki tanggung jawab sosial untuk menjaga harmoni dan nilai-nilai kemasyarakatan.
Dengan memfasilitasi ibadah Natal bagi tahanan, Polres Ketapang menunjukkan bahwa nilai kasih, perdamaian, dan saling menghargai dapat diterapkan di semua lini, termasuk di lingkungan penegakan hukum.
Memberi Dampak Psikologis Positif bagi Tahanan
Kegiatan ibadah keagamaan memiliki dampak psikologis yang signifikan bagi para tahanan. Rasa tenang, harapan, dan penguatan iman menjadi modal penting dalam menjalani masa penahanan.
Ibadah Natal ini diharapkan mampu membantu para tahanan mengelola tekanan mental, serta mendorong munculnya sikap introspektif dan keinginan untuk memperbaiki diri.
Komitmen Berkelanjutan Polres Ketapang
AKBP Harris menegaskan bahwa kegiatan serupa tidak hanya dilakukan saat Natal. Polres Ketapang berkomitmen memfasilitasi pelaksanaan ibadah bagi semua tahanan sesuai dengan agama dan keyakinan masing-masing.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk menciptakan lingkungan tahanan yang aman, tertib, dan penuh rasa saling menghormati.
“Polres Ketapang akan terus berupaya memberikan pelayanan yang humanis, termasuk pemenuhan hak-hak dasar tahanan,” jelasnya.
Natal Sebagai Pesan Kasih dan Perdamaian
Perayaan Natal identik dengan pesan kasih, pengampunan, dan perdamaian. Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat dirasakan oleh semua pihak, termasuk para tahanan yang tengah menjalani proses hukum.
Dengan adanya kegiatan ibadah ini, pesan Natal tidak hanya berhenti di ruang ibadah, tetapi juga menjadi inspirasi bagi para tahanan untuk menjalani hidup dengan sikap yang lebih baik dan penuh harapan.
Menjaga Keharmonisan di Tengah Proses Hukum
Pelaksanaan ibadah Natal di Mapolres Ketapang menjadi contoh bahwa penegakan hukum dapat berjalan seiring dengan penghormatan terhadap hak asasi manusia. Keharmonisan dan rasa kemanusiaan tetap dijaga tanpa mengurangi ketegasan hukum.
Pendekatan ini diharapkan mampu menciptakan suasana yang kondusif, baik bagi tahanan maupun petugas, serta memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
Penutup: Natal yang Bermakna bagi Semua
Dengan memfasilitasi ibadah Natal bagi 22 tahanan, Polres Ketapang menegaskan komitmennya dalam menjunjung tinggi nilai toleransi, kepedulian, dan kemanusiaan. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa kasih dan perdamaian Natal dapat dirasakan oleh siapa pun, di mana pun berada.
Melalui langkah humanis ini, Polres Ketapang berharap para tahanan dapat menjalani proses hukum dengan sikap yang lebih baik, penuh harapan, dan siap menata masa depan yang lebih positif.
Baca juga : Bupati Ketapang Minta Perusahaan Bantu Perbaiki Jalan Pesaguan–Kendawangan
Jangan Lewatkan Info Penting Dari : medianews

